Hakikat Manajemen Dalam Perspektif Islam

Kata manajemen tentu sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Terutama di dalam dunia perbisnisan dunia organisasi dan masih banyak lagi. Kata 'manajemen' berasal dari bahasa Inggris yakni 'manage' yang memiliki arti mengatur, merencanakan, mengelola, mengusahakan, dan memimpin.

Secara etimologis, manajemen merupakan seni untuk melaksanakan dan mengatur. Hal tersebut yang mendasari manajemen sebagai seni mengelola dan mengatur agar tersusun secara rapi.  Pelaksanaan manajemen ini sendiri biasanya adalah untuk mencapai suatu tujuan pasti yang diinginkan. Lalu, sebagai seorang muslim tentu kita bertanya-tanya bagaimana pandangan islam terkait manajemen ? Manajemen islam adalah usaha untuk megatur dan mengelola sesuatu agar tersusun rapi dan teratur namun tidak keluar dari syari’at-syariat islam yang ada.



Islam sejatinya adalah agama yang rapi,tersusun dan teratur hal ini sesuai dengan perintah-perintah Allah seperti pelaksanaan sholat fardhu yang diatur waktu-waktunya dan pelarangan penundaan pelaksanaanya yang merupakan bukti bahwa Allah s.wt memerintahkan kita untuk mengatur waktu (me –manage waktu yang ada) .

Contoh lain ada dalam hadis imam musli dari abi ya’la 

“ Allah swt mewajibkan kkita untuk berlaku ihsan dalam segala sesuatu”(HR. Muslim) 

Kata ihsan disini lah yang menjadi indikasi bahwa Allah mensyariatkan kepada umat islam untuk memanajemen segala sesuatu yang ingin dilakukannya untuk memperoleh hasil yang baik. Ihsan dalam konteks ini maksudnya adalah melaksanakan sesuatu secara maksimal, optimal dan sebaik yang kita mampu. Begitu urgen nya pelaksanaan manajemen ini membuktikan bagaimana posisinya dalam islam. Tanpa adanya manajemen tentu hidup akan terasa berat dan berantakan dimana kita bingung ingin melakukan apa. Padahal banyak sekali hal yang harus dilakukan untuk menunjang berjalannya kehidupan kita sesuai tujuan kita. Contoh sederhana akibat menyepelekan adanya manajemen dalam kehidupan kita adalah ketika akan berangkat sekolah namun kita bangun terlambat dan semalam tidak menyiapkan buku. Tentu saja tujuan kita untuk berangkat tepat waktu tidak terealisasikan karena adanya manajemen waktu yang buruk dalam diri kita.

Penjelasan diatas mungkin cukup untuk membuat kita sebagai seorang muslimah paham dan menerapkan manajemen dalam kehidupan sehari-hari kita dengan baik dan teratur sebagai salah satu bentuk keimanan dan ketaqwaan kita terhadap Allah swt

Wallahu a’lam bi as-showab

  • Nama lengkap :Rara Ramadani Rahayu
  • Nama Pena         :Reinandra
  • Tempat dan Tanggal Lahir :Tanjung Bunut 15-November-2002
  • Alamat Lengkap         :Desa Muara Burnai II,Kec Lempuin Jaya,Kab Ogan Komering Ilir,Prov Sumatera Selatan
  • Nomor Telepon/HP         :085211524923
  • Pekerjaan        :Mahasiswa
  • Jenis Kelamin             :Perempuan
  • Profil Singkat        : nama saya Rara ramadani rahayu sekarang sedang menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi semester satu di STEI SEBI depok dengan jurusan manajemen bisnis syari’ah,alhamdulillah mendapatkan beasiswa 100%.  Saya  memang sangat tertarik dalam hal menulis artikel-artikel,puisi cerpen dan karya sastra lain.  
  • Alamat email valid :dewirara232@gmail.com
  • Alamat URL Facebook :Rara ramadani
  • Alamat URL Twitter :@ramadr
  • Judul Tulisan : manajemen dalam perspektif islam
  • Nama rubrik yang dituju : muamalat
  • Isi Tulisan :Menjelaskan tentang pengertian manajemen dan manajemen islam, contoh realisasinya, dampak positive dan negatif yang ditimbulkannya

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk " Hakikat Manajemen Dalam Perspektif Islam"

Post a Comment

1. Wajib berkomentar dengan bahasa yang Sopan;
2. Berkomentar dengan maksud jualan dan/atau ob*t-ob*tan tidak akan disetujui;
3. Dilarang menyebarkan link atau tautan dalam bentuk apapun;
4. Lain-lain yang dianggap melanggar.