Rahasia, Cara Menjaga Keharmonisan Suami-Istri dalam Berumah Tangga

Pernikahan menyatukan dua insan berbeda atau bisa dikatakan menyatukan dua keluarga dengan latar belakang berbeda. Adanya perbedaan sangatlah wajar, sebab suami dan istri memang tercipta dari dua kultur budaya yang berbeda. Pada pasangan kita, pastilah telah terbentuk karakter yang berbeda pula, maka ketika kita berbeda pendapat, kita tidak boleh langsung semena-mena ketika mev0nis suami/pasangan. Waktu memang menjadi kunci penting untuk menyelaraskan perbedaan keduanya tahap demi tahap, agar tercipta suatu tujuan hidup bersama.

Agar rumah tangga berjalan harmonis, tak berarti pasangan harus dipaksakan untuk sama seperti yang kita mau. hendaknya kita harus menyikapinya dengan baik dan positif dengan lebih mengenal serta memahami pasangan. Pasang surut dalam mengarungi bahtera rumah tangga pasti ada,  karena berbagai perbedaan yang terjadi. Kesolehan keluarga menjadi penentu bagi tegaknya kebahagiaan rumah tangga.
Rahasia, Cara Menjaga Keharmonisan Suami-Istri dalam Berumah Tangga
Keluarga

Sebagian dari kesempurnaan kebahagiaan di dunia adalah memiliki keluarga yang harmonis sakinah, mawadah warahmah. Ciri orang yang mencintai keluarganya adalah dia selalu bersabar dalam mendidik akhlak dan keimanan keluarganya. Seorang suami yang bekerja keras untuk menunaikan tanggung jawab kepada keluarganya adalah bukti kasihnya kepada keluarganya. Tingginya derajat suami ditentukan oleh perjuangannya menjadi pemimpin rumah tangga, sehingga dituntut menjadi teladan yang baik bagi keluarga yang dipimpinnya.

Sesungguhnya keluarga itu tempatnya yang aman dan nyaman dalam berkasih sayang yang terjalin diantara suami dan istri serta anak yang mampu melahirkan sikap jujur dan terbuka. Kekuatan cinta yang tulus di dalam keluarga mampu untuk mengatakan maaf kepada pasangan kita mauapu anak terhadap ayah dan bundanya. Mencintai keluarga adalah amanah bagi setiap manusia. Seorang yang mencintai keluarganya tidak akan membiarkan dalam rumahnya berlaku kemurkaan karena anak-anak lebih memerlukan contoh dan keteladanan yang baik dari ayah dan bunda mereka daripada celaan dan kekerasan, ini harus dihindari dalam berkeluarga.

Kehidupan kita akan berubah apabila dimulai dengan perubahan diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar yang mendukung.Apabila dalam keluarga menerapkan saling mencintai, menyayangi, dan saling mengalah, maka seluruh rumah tangga akan bahagia tanpa ada yang tercela di dalam masyarakat akan menjadi lebih baik, aman dan damai.

Keharmonian keluarga terletak pada sikap tanggungjawab dan terbangunnya komunikasi yang baik diantara keluarga. Komunikasi dalam keluarga akan senantiasa terpelihara selama komunikasi dengan Allah pun tetap terjaga. Keluarga yang dekat dengan Allah akan menjadi keluarga yang akan Allah  tolong dalam setiap urusannya. Rasul SAW. bersabda, "yang paling dekat dengan ku kedudukannya kelak pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya dan sebaik-baik kamu ialah yang paling baik terhadap keluarganya."

Barang siapa bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya, maka dia adalah seumpama seorang mujahid dijalan Allah. Warisan termahal dan terbaik dari diri kita untuk keluarga adalah keturunan, dan untuk masyarakat adalah keindahan akhlak kita. Allah mencintai orang-orang yang selalu berjuang memperbaiki diri, keluarga dan masyarakat. Cintailah suami atau isteri kita dengan memuliakan ibu dan bapaknya dan keluarganya. Bagaimana kita bersikap kepada anak-anak kita, begitu pulalah mereka akan bersikap kepada kita. Maka berikan sikap yang terbaik kepada mereka Jika Allah cinta kepada sebuah keluarga, maka salah satu cirinya ialah keluarga itu dibukakan hati untuk ilmu agama. Kebahagiaan sesuatu keluarga bukanlah diukur dari segi mata-benda, tapi sejauh mana ketaatan keluarga kepada Allah. Ibadah seorang ibu adalah modal bagi lahirnya anak-anak yang soleh yang akan menjadi benteng bagi ibu bapaknya kelak di akhirat.

Ada beberapa tips keluarga bahagia lainnya diantaranya yaitu :

  1. Selama menempuh hidup berkeluarga, sadarilah bahwa jalan yang akan kita lalui tidaklah selalu jalan yang bertabur bunga kebahagiaan tetapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.
  2. Ketika biduk rumah tangga dalam masalah, janganlah saling berlepas tangan, tetapi sebaliknya justru semakin erat berpegangan tangan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
  3. Ketika keluarga belum dikaruniai anak, cintailah istri atau suami dengan sepenuh hati dan senantiasa berusaha dan berdoa.
  4. Ketika sudah mempunyai anak, janganlah membagi cinta kepada suami atau istri dan anak-anak dengan beberapa bagian saja, akan tetapi cintailah suami-istri serta anak-anak dengan sepenuh hati tanpa terkecuali.
  5. Ketika ekonomi keluarga belum membaik, yakinlah bahwa pintu rejeki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami istri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.


Banyak hal lainnya yang bisa kita lakukan dalam menjaga keharmonisan dalam rumah tangga Sekian uraian kami dalam artikel menjaga keharmonisan dalam rumah tangga. Semoga artikel kami bermanfaat dan menjadi perantara dalam kebahagian rumah tangga.

Kontributor: Istriku tercinta

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Rahasia, Cara Menjaga Keharmonisan Suami-Istri dalam Berumah Tangga"

Post a Comment

1. Wajib berkomentar dengan bahasa yang Sopan;
2. Berkomentar dengan maksud jualan dan/atau ob*t-ob*tan tidak akan disetujui;
3. Dilarang menyebarkan link atau tautan dalam bentuk apapun;
4. Lain-lain yang dianggap melanggar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel