Kewajiban Berbakti Kepada Orang Tua (Ibu dan Ayah)

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ ٱلْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّۢ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًۭا كَرِيمًۭا

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. Al Isra’ ayat 23).”

“Orang tua adalah sosok yang sangat luar biasa dalam hidup”. Tanpa mereka kita tidak akan mungkin tumbuh dan berkembang dengan sebaik ini. kata kata ini sering kita dengarkan namun terabaikan oleh angin yang hanya lewat. Tapi sadarkah detik ini saat kamu membaca tulisan ini mereka masi setia dalam mendokanmu?

Segala upaya mereka lakukan tanpa mengenal letih memikul beban dan bertahan tak peduli dengan kulit menghitam terbakar matahari tapi masih setia demi membesarkanmu mewujudkan keinginanmu sampai habis cara untuk mencari nafkah halal bagimu tapi sadarkah kamu sebagai seorang anak miris ketika kamu belum mampu menunaikan kebaikan  namun kamu balas api neraka baginya. Dengan tulisan ini penulis hanya ingin sedikit membuka pikiran, wawasan kita sebagai seorang anak untuk tetap melaksanakan kewajiban kita dengan orangtua.

Kita tidak terlahir dari batu maka jangan keraskan hati dan egomu seperti batu. Kita terlahir dari seorang ibu yang nalurinya sangat lemah dan lembut piawainya dalam menyapih dan menyusu kita. Tanpa memperdulikan perubahan fisik yang terjadi pada dirinya. Satu harapan mereka, kita tumbuh menjadi seorang anak yang beriman dan bertaqwa yang namun menjadi bekal penghantar mereka ke surga. Mari kita renungkan perjalanan hidup ini siapa yang terus bersama kita menempuh sakit dan kerasnya hidup. Yang  sangat kita sesalkan dan terlupakan seriring berjalan waktu tanpa kita sadari mereka semakin termakan usia senja. Apa bisa kamu mengulangnya? Tidak! jangan sampai kamu sesalkan hal ini waktu tidak akan berbalik arah kamu hanya mampu menoleh bahwa waktu terus berjalan suka tidak suka semua akan berlalu.
Berbakti Kepada Orang Tua (Ibu dan Ayah)
Ibu dan Anak

Maka ketika kamu beranjak tumbuh dewasa jika kamu seorang laki-laki berbahagialah tanggung jawabmu terus berlanjut maka carilah pendamping hidup yang mampu menyayangi keluargamu tidak hanya mencintaimu. Seorang wanita yang tahu memuliakan kedua orangtuamu seperti keluarganya. Yang tetap tenang dalam mencintai keluargamu. Berbuat baiklah pada istrimu hargai sedikit peluh kesahnya.

Jika kamu perempuan terus berdoa dan meminta ampun pada Allah untuk kedua orang tuamu doakan semoga pendamping hidupmu adalah laki-laki yang shaleh menghormatimu menghargaimu yang kamu rela meninggalkan orangtua hanya untuk berbakti padanya karena surgamu telah berpindah pada keridhaan suami. semoga kelak pendampingmu tidak hanya menyanyangi keluarganya namun juga mencintai keluargamu. Sungguh berbuat baiklah pada orangtua semua akan berbalik pada kita bukankah kita juga akan menjadi orang tua!

Sedikit cerita kisah Uwais Al-Qarni seorang wali Allah yang namanya terkenal di langit pada masa Rasulullah singkat cerita uwais Al-Qarni menunaikan haji bersama ibunya yang sudah sangat tua untuk memenuhi keinginan sang ibu, sambil berjala kaki selama perjalanan dari Yaman ke Mekkah, melewati padang pasir yang tandus dan panas.

Uwais berjalan tegap mengendong ibunya menggilingi ka’bah, Uwais Al-qarni berdoa bersama ibunya “ Ya Allah, ampuni semua dosa ibuku,” kata Uwais, ibu mendengar dan berbalik bertanya “bagaimana dengan dosamu?” Uwais dengan mantap menjawab dengan Allah mengampuni dosa ibu, maka ibu akan masuk surga, cukuplah keridhaan ibu yang akan membawa aku ke surga”

وَٱخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ ٱلذُّلِّ مِنَ ٱلرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ٱرْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيرًۭا


rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang. Dan katakanlah, “Wahai Rabb-ku sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu kecil” [Al-Isra : 24]

Baca juga : Berbakti kepada kedua orang tua adalah kewajiban seorang anak

Penulis  : Istriku

0 Response to "Kewajiban Berbakti Kepada Orang Tua (Ibu dan Ayah)"

Post a Comment

1. Wajib berkomentar dengan bahasa yang Sopan;
2. Berkomentar dengan maksud jualan dan/atau ob*t-ob*tan tidak akan disetujui;
3. Dilarang menyebarkan link aktif;
4. Lain-lain yang dianggap melanggar.