Amalan Agar Anak Menghafal Al-Qur’an Sejak Dalam Kandungan

رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّي إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

"Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitulmakdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". (Q.S Ali Imran:35)”

Setiap keluarga yang menginginkan buah hati nya menjadi penerus generasi Qur’an sungguh bahagia jika mampu mewujudkan dan mencetak para hafizh dan hafizah, banyak amalan-amalan yang mampu dilakukan oleh ibu sejak awal dalam kehamilan/kandungan. Ini adalah masa emas bagi ibu yang sedang hamil dimana pada usia kehamilan 20 minggu alat pendengara janin sudah tumbuh dengan sempurna. Tentu ini akan membantu para ibu untuk sering murotall quran di dekat perut ini akan merangsang menstimulus  pendengaran bayi ke otak.
Amalan Agar Anak Menghafal Al-Qur’an Sejak Dalam Kandungan
Ilustrasi Periksa Kandungan

Tidak hanya ibu, peran ayah juga sangat penting dalam hal ini dimana suami/ayah memberikan rasa nyaman dan tenang pada ibu juga berpengaruh pada janin seperti menstimulus atau berikan rangsangan pada bayi dengan mendengarkan suara ayah sambil mengelus perut ibu dan membacakan ayat Al-quran. Untuk suami/ayah harus selalu memperhatikan ketenangan ibu jangan sampai ibu stress dan ini akan menggangu perkembangan janin di dalam Rahim ibu.

Dan yang harus dilakukan oleh orangtua dalam masa awal adalah mulailah dari yang halal dan baik. Karena setiap apapun yang kita makan akan menjadi darah daging dan ini akan berdampak pada janin dimana saat hamil plaseta yang membawa makanan ibu ke bayi dan bayi juga menerima asupan makanan yang tidak halal dari ibunya. Baiknya mulailah dari yang halal karena dengan asupan halal yang kita berikan akan memberikan dampak yang baik untuk mustajabnya doa-doa yang kita panjatkan.

“Wahai saad perbaikilah makananmu, makanlah dari makanan yang baik-baik Niscaya kamu akan menjadi orang yang mustajab doanya” (H.R Ath-thabrani).

Banyak metode atau trik yang dapat kita lakukan sebagai orangtua dari sejak bayi lahir latihlah dengan mendengarkan ayat al-quran dalam sehari dan mengulang ayat tersebut. Didiklah anak dari kandungan dan tanamkan rasa cinta terhadap Alquran dan agama.berikan motivasi atau cara yang membuat ia tertarik untuk menghafal al-quran seperti mendengar murottal quran dari imam atau syech yang ia sukai  In Syaa Allah ada kebaikan di antaranya.

Dan kunci keberhasilan mengajarkan anak untuk menghafal Al-Quran adalah berikan atau ciptakan suasana yang nyaman, tentram dan suasana bahagia karena akan meningkatkan hafalannya dan ajarkan anak untuk mengulang bacaannya dalam shalat, atau kita sebagai orang tua mencoba mendengarkan dan memperbaiki bacaan anak. Berikan dukungan kepada anak dan mulailah mengahafal dari ayat yang ia suka. Setiap anak mempunyai karakteristik yang berbeda-beda maka orangtua hendaknya jangan memaksa atau memarahi dan berilah penghargaan untuk anak dengan menapresiasi setiap surah yang telah ia hafal. Ini sangat baik dan membantu ia semangat dalam meningkatkan hafalannya.

Kita sebagai orangtua semoga mendapat Ridha dari Allah dan mampu mendidik anak-anak penerus generasi cinta Qur’an. Banyak orangtua yang sudah berhasil mencetak generasi ini karena Al-Quran dapat menjadi penolong bagi yang menghafalnya. Penghafal Al-Quran mampu memberikan syafaat bagi keluarganya.

“… Maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orangtuanya dipakaikan kedua jubbah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya kenapa kami dipakaikan jubbah ini? Dan mereka menjawab “ Karena kalian memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al-Quran “. (H.R Al-Hakim)

Penulis : Istriku

0 Response to "Amalan Agar Anak Menghafal Al-Qur’an Sejak Dalam Kandungan"

Post a Comment

1. Wajib berkomentar dengan bahasa yang Sopan;
2. Berkomentar dengan maksud jualan dan/atau ob*t-ob*tan tidak akan disetujui;
3. Dilarang menyebarkan link aktif;
4. Lain-lain yang dianggap melanggar.