Waktu, Keutamaan, Manfaat, Niat dan Doa Shalat Dhuha Lengkap

Shalat dhuha merupakan shalat yang memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan. Shalat yang lazim dilaksanakan dua rakaat ini merupakan shalat yang dilaksanakan pada pagi hari setelah matahari terbit. Sebenarnya, shalat dhuha boleh digunakan lebih dari dua rakaat seperti beberapa shalat sunat lainnya.

Waktu shalat dhuha adalah apabila matahari sudah terbit dengan jarak dari tempat terbit matahari sepengalahan. Jarak sepenggalahan ini adalah berkisar antara 20 menit setelah matahari terbit dari ufuk timur. Rentang waktu shalat dhuha adalah hingga beberapa saat sebelum masuk waktu dhuhur yaitu sekitar 30 menit.

Lafadhz dan Niat shalat dhuha

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ لِلَّهِ تَعَالَى

(Usholli sunnatadh dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa)
Artinya: “Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Doa Sholat Dhuha Lengkap Latin
ALLAHUMMA INNADHDHUHA-A DHUHA-UKA, WALBAHAA-ABAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWAATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ‘ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQII FISSAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’SIRAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FA THAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHAALIHIiN.
Doa Shalat Dhuha

ALLAHUMMA INNADHDHUHA-A DHUHA-UKA, WALBAHAA-ABAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWAATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ‘ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQII FISSAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’SIRAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FA THAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHAALIHIiN.

Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih”.


Keutamaan Shalat Dhuha

1. Termasuk shalat sunat yang utama

Dalam hadits, Rasulullah SAW. menyampaikan“Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa ia berkata, ‘Kekasihku (Rasulullah) memberikan pesan (wasiat) kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah aku tinggalkan hingga aku meninggal nanti. Yaitu puasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha, dan tidur dalam keadaan sudah mengerjakan shalat witir.” (HR. Bukhari)

Jika Rasulullah sudah mewasiatkan maka memberikan makna bahwa shalat dhuha termasuk shalat sunat yang utama. Selain itu, melaksanakan shalat dhuha berarti telah melaksanakan wasiat Rasulullah. Lantas bagaimana jika kita sedang bekerja? Jika sedang bekerja maka lanjutkan saja kerja karena pekerjaan merupakan tanggung jawab kewajiban, kalau pekerjaan yang bisa ditangguhkan misalnya pekerjaan pribadi yang tidak mengarah kepada tanggung jawab maka boleh mengerjakan shalat dhuha.

2. Termasuk shalat awwabin

Shalat dhuhat termasuk shalat awwabin. Yaitu shalat orang-orang yang taat. Artinya adalah apabila seseorang melaksanakan shalat dhuha dengan mengharap ridha dari Allah dan dengan keikhlasan maka akan termasuk golongan orang yang taat.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Kekasihku (Muhammad) mewasiatkan kepadaku tiga perkara yang aku tidak meninggalkannya: agar aku tidak tidur kecuali setelah melakukan shalat witir, agar aku tidak meninggalkan dua rakaat shalat Dhuha karena ia adalah shalat awwabin serta agar aku berpuasa tiga hari setiap bulan” (HR. Ibnu Khuzaimah; shahih)

3. Dua rakaat shalat dhuha sama dengan sedekah luar biasa

Dari Abu Dzar al-Ghifari RA, ia berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda : “Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua rakaat.” (HR. Muslim)

“Diriwayatkan dari Buraidah a bahwa ia berkata: Aku telah mendengar Rasulullah bersabda, ‘Pada diri manusia terdapat tiga ratus enam puluh tiga ruas. Ia memiliki kewajiban bersedekah atas setiap ruas tersebut.’ Para sahabat bertanya, ‘Siapakah yang mampu melakukan hal itu, wahai Rasulullah?’ Beliau bersabda, ‘Ludah di dalam masjid yang ia timbun (dibersihkan) atau sesuatu (penghalang) yang ia singkirkan dari jalanan (bisa mewakili kewajiban sedekah). Jika engkau belum mampu, dua rakaat shalat Dhuha sudah memadai untuk mewakili kewajibanmu bersedekah’.”

Betapa mudahnya melakukan sedekah sebanyak 360 ruas rusuk dengan melaksanakan shalat dhuha. Akan tetapi yang perlu digaris bawahi adalah semua yang dilakukan harus dengan keikhlasan dan mengharap ridha Allah.

4. Memudahkan rezki

Mengerjakan shalat dhuha memudahkan rezki bagi semua orang yang mengerjakannya dengan benar dan ikhlas.  Firman Allah dalam Hadits Qudsi,

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)

Kecukupan ini adalah berupa rezki yang diberikan oleh Allah kepada hambanya. Bagi siapa saja agar dimudahkan rezkinya oleh Allah maka kerjakan shalat dhuha.

5. Mendapat Pahala umrah 

Sesuai dengan isi hadist dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan umrah. (Shahih al-Targhib : 673)

Umrah yang dilaksanakan butuh perjuangan ternyata bisa kita dapatkan pahalanya dengan melaksanakan shalat dhuha. Apalagi bagi kita warga negara Indonesia yang sangat jauh jarak dengan mekkah, butuh waktu dan biaya untuk menempuh jarak kesana.

6. Dibangunkan rumah di surga

Merupakan sebuah bentuk penghargaan yang diberikan oleh Allah kepada orang yang melaksanakan shalat dhuha yaitu dibangunkan rumah di surga.Sebagaimana Hadits Rasulullah SAW berikut ini
“Barang siapa yang shalat dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami’ : 634)

7. Ganjaran yang langsung tunai di sore hari

Ada yang memang mendapatkan sore dan ada pula langsung mendapatkannya. Semuanya telah diatur oleh Allah. Ada yang baru siap shalat langsung mendapatkan ganjaran dari Allah berupa Rezki yang halal. Semuanya berdasarkan dalil berikut,

“Diriwayatkan dari Nu‘aim bin Hammar a bahwa ia berkata: Aku telah mendengar Rasulullah bersabda, ‘Allah berfirman, ‘Wahai anak Adam, janganlah kamu merasa lemah (kehilangan kesempatan) untuk beribadah kepada-Ku dengan cara mengerjakan shalat empat rakaat di awal waktu siangmu, niscaya akan Aku cukupkan untukmu di akhir harimu’.” (HR. Abu Dawud)

Dari Abu Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah SAW berkata: Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami: 4339).

8. Ampunan dosa

Selain banyak keutamaan yang telah disebutkan di atas, ternyata melaksanakan shalat dhuha juga dapat menganpuni dosa yang telah kita perbuat.sabda Rasulullah SAW.  “Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan,” (HR Tirmidzi).

Manfaat shalat dhuha untuk kesehatan

Selain memberikan manfaat untuk Rohani, mengerjakan shalat dhuha juga memberikan manfaat bagi jasmani atau kesehatan tubuh kita. Berbagai macam manfaat yang dapat kita peroleh dengan mengerjakan shalat dhuha. Adapaun manfaat shalat dhuha dari segi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut :

1. Olah raga sambil ibadah

Tanpa kita sadari bahwa mengerjakan shalat dhuha merupakan bahagian dari olah raga. Apalagi waktunya yang sangat pas dan tepat untuk mendorong kesehatan jasmani. Karena dalam penelitian lain disebutkan bahwa shalat itu merupakan ibadah yang memberikan kesehatan kepada tubuh. Dalam bahasa lain bisa diartikan bahwa shalat itu seperti olah raga yang memberikan efek positif untuk tubuh. Dengan demikian, shalat yang dilaksanakan waktu pagi/ dhuha merupakan olah raga yang sangat bagus dipandang dari ilmu kesehatan.

2. Melancarkan peredaran darah

Sebagaimana shalat lain juga memberikan manfaat melancarkan peredaran darah, shalat dhuha juga memberikan efek tersebut bagi tubuh. Bedanya, shalat dhuha memberikan efek lebih karena dilaksanakan waktu yang tepat untuk berolah raga.

3. Menormalkan produksi hormon

Penelitian telah dilakukan bahwa mengerjakan shalat dhuha dapat menormalkan produksi hormon sehingga dapat memberikan kesehatan bagi tubuh.

4. Bermanfaat untuk kecantikan wajah

Selain shalat tahajjud, shalat dhuha juga membuat wajah berseri dan menambah awet muda. Sering kita lihat para ahli ibadah yang rajib melaksanakan shalat dhuha nampak bersih wajahnya seakan wajahnya memancarkan cahaya.

Selain beberapa manfaat yang telah disebutkan di atas, shalat dhuha juga memberikan mafaat bagi kesuksesan karena shalat dhuha memudahkan rezki bagi orang yang mengerjakannya dengan mengharap ridha dari Allah SWT. Selain yang telah disebutkan di atas, masih banyak sekali manfaat dan keutamaan shalat dhuha yang mungkin belum diungkapkan di sini. 

0 Response to "Waktu, Keutamaan, Manfaat, Niat dan Doa Shalat Dhuha Lengkap"

Post a Comment

1. Wajib berkomentar dengan bahasa yang Sopan;
2. Berkomentar dengan maksud jualan dan/atau ob*t-ob*tan tidak akan disetujui;
3. Dilarang menyebarkan link aktif;
4. Lain-lain yang dianggap melanggar.