13 Macam Hal yang dapat Membatalkan Shalat bagi Laki-laki dan Perempuan

Untuk mengerjakan shalat, wajib hukumnya bagi insan mengetahui apa saja yang dapat menyebakan shalat itu batal. Karena bukan hanya perkara syarat sah shalat dan rukun shalat akan tetapi yang membatalkan akan menjadi dasar kita mengerjakan shalat. Jika kita tidak menegetahui apa saja yang dapat membatalkan shalat maka kita tidak akan tahu apakah shalat yang kita kerjakan akan sesuai dengan syara’, bahkan shalat yang sudah batal masih dikerjakan. sunguh perbuatan yang sia-sia.

Perkara mengetahui membatalkan shalat akan membatasi kita kepada hal-hal tersebut, sehingga shalat yang dikerjakan sah. Jika salah satu dari hal-hal yang dapat membatalkan shalat yang akan dibahas berikut ini didapat oleh seseorang dalam shalat maka shalatnya batal. Adapun untuk menyempurnakannya adalah dengan mengulang shalatnya.

Baca juga : Syarat sah dan wajib shalat dan penjelasannya

Adapaun hal-hal yang dapat membatalkan shalat adalah sebagai berikut :

1.    Meninggalkan rukun
Bila salah satu rukun tinggal atau sengaja ditinggalkan maka batal shalat seseorang itu. Akan tetapi jika seseorang itu tanpa sengaja meninggalkan rukun shalat dan pada rakaat yang lain teringat maka wajib hukumnya membina satu rakaat lagi dan melakukan sujud sahwi pada akhir shalat. sujud sahwi tidak bisa menggantikan rukun, itu hanya untuk kelupaan yang kita lakukan.

13 Macam Hal yang dapat Membatalkan Shalat bagi Laki-laki dan Perempuan
Shalat

2.    Terkena najis
Apabila seseorang terkena najis maka batal shalatnya. Contohnya apabila dalam shalat seseorang menginjak tahi cicak atau terkena bangkai maka batallah shalatnya. Seseorang itu wajib mencuci najis yang terkena padanya dan mengulang lagi shalat bukan mengulangi wudhunya karena wudhunya tidaklah batal.

3.    Berkata-kata atau berbicara

Haram hukumnya bagi seorang yang telah takbiaratul ihram untuk berbicara. Takbiratul ihram merupakan batas untuk hal-hal yang halal dilakukan diluar sembahyang hingga akhirnya shalat. Berkata-kata walau hanya ah atau uh atau yang menimbulkan dua huruf atau lebih dengan sengaja maka batal shalatnya.

4.    Terbuka aurat
Seperti yang telah kita bahas sebelumnya bahwa aurat laki-laki dan perempuan itu berbeda-beda. Aurat laki-laki antara pusat dan lutut sedangkan perempuan adalah seluruh tubuh kecuali telapan tangan dan muka. Jika salah satu aurat terbuka pada saat sembahyang maka batallah shalatnya. Akan tetapi jika shalat dalam padang luas dan kain tertiup angin, maka bersegera menutup kembali kainnya tanpa banyak gerak. selain itu, untuk aurat yang tampak dari bawah, misalnya laki-laki yang shalat mengunakan sarung, saat sujud maka auratnya akan tampak, bermula aurat yang tampak dari bawah maka sah-sah saja.

5.    Makan dan minum
Makan dan minum merupakan perkara halal diluar shalat, akan tetapi haram hukumnya makan atau minum dalam shalat walau hanya sedikit. Jika ada air ludah maka boleh membuangnya ke dalam kantong baju atau sebelah kiri dari  posisi berdiri. jika air ludah yang masih di tenggorokan maka boleh ditelan. Makan seperti contoh ada sisa makanan yang tersangkut di gigi maka haram alias akan batal shalatnya jika sisa makanan tersebut ditelan meskipun menelan sisa makanan halal hukumnya dilakukan diluar shalat.

6.    Mengubah niat
Apakah maksud mengubah niat dalam sembahyang itu? Apakah niat shalat dhuhur diubah menjadi ashar atau magrib menjadi isya? Adapaun maksud mengubah niat dalam shalat adalah apabila kita sedang melaksanakan shalat tiba-tiba ada hasrat atau niat untuk menggugurkan shalat. Misalnya dalam hati kita berbisik ‘jika terjadi gempa maka saya akan lari’. Maka kita tidak perlu menunggu gempa lagi, shalat yang sedang kita kerjakan telah batal maka wajib mengulanginya, itulah yang dimaksud mengubah niat dalam shalat.

7.    Bergerak tiga kali berturut-turut baik sengaja atau tidak sengaja

Bergerak tiga kali atau lebih secara berturut-turut akan membatalkan shalat. Gerak tiga kali ini akan membatalkan shalat baik sengaja atau tidak disengaja. Contoh sengaja yaitu melangkah atau berjalan tiga langkah,atau bergaruk-garuk lebih dari tiga kali. Sedangkan yang tidak sengaja yang sering kita jumpai adalah ketika bangkit dari ruku’ dan tangan melambai-lambai berulang-ulang. Maka hal ini walaupun tidak disengaja akan membatalkan shalat yang sedang dikerjakan. Mkaa Harap perhatikan gerakan shalat dan gerakan tangan, jangan sampai shalat yang sedang dikerjakan batal.

8.    Membelakangi kiblat
Sebagaimana syarat sah shalat adalah menghadap kiblat maka adapun hal yang dapat membatalkan shalat adalah membelakangi kiblat. Kiblat shalat bagi umat muslim seluruh dunia dalah Ka’bah Baitullah yang ada di Mekka Al Mukarramah. Akan tetapi, boleh membelakangi kiblat dengan beberapa sebab, contoh ketika kita sedang shalat dan ada binatang berbahaya atau berbisa maka boleh menghadap kearahnya karena alasan mudharat untuk menjaga nyawa. Masih banyak alasan lain yang  sesuai dengan syara’ yang membolehkan membelakangi kiblat dan haram hukumnya membuat hukum sendiri.

9.    Menambah rukun berupa perbuatan
Menamabah rukun dalam shalat yang tidak sesuai dengan aturan syara’ maka tidak boleh dan akan membatalkan shalat. menambah rukun apa saja yang bukan merupakan rukun yang telah disebutkan dalam kitab-kitab fiqih para ulama. menambah rukun berarti melakukan perbuatan dalam shalat yang bukan merupakan rukun dan bukan pula sunat.

10.    Tertawa terbahak-bahak
Tertawa terbahak-bahak akan membatalkan shalat. Tertawa terbahak-bahak baik yang disebabkan oleh seseorang yang menertawakan atau ada sesuatu yang lucu akan batal shalatnya. Jika hanya sekedar senyum boleh karena Nabi juga pernah tersenyum saat Jibril lewat di depan beliau ketika shalat.

11.    Berhadats
Apabail seseorang yang sedang shalat dan hilang air sembahayangnya maka batallah shalatnya. Karena shalat yang dikerjakan harus berwudhu dan jika wudhu hilang maka batallah shalat tersebut. Tidak hanya hadats kecil, hadats besar juga dapat menyebabkan batal shalat seseorang. Contohnya jika seorang wanita sedang shalat lalu mengalami menstruasi maka batal shalatnya. begitu pula dengan laki-laki, jika dalam keadaan shalat lalu keluar mani maka batl shalatnya.

12.    Mendahului imamnya
Ini hanya berlaku untuk orang yang sedang shalat berjamaah. Apabila seseorang yang shalat dan dalam gerakannya mendahului gerakan imam maka batal shalatnya. Contoh, imam sedang ruku sedangkan ma’mum langsung bangun mendahului gerakan imam maka inilah yang membatalkan shalat. Begitu juga dengan rukun-rukun yang lain.

13.    Murtad

Murtad adalah keluar dari Islam. Jika seseorang yang sedang shalat lalu dia murtad atau gugur imannya atau beritikad yang menyebabkan dia keluar dari Islam maka batal shalatnya. Untuk mengulang shalatnya dia wajib taubat.

Baca juga : Macam-macam rukun shalat dan penjelasannya

Itulah yang dapat membatalkan shalat baik bagi laki-laki maupun perempuan. Jika salah satu hal di atas sudah menghampiri atau mengalami ketika dalam shalat maka batallah shalatnya, kecuali murtad, jika murtad maka memang sudah tidak sah lagi dan harus segera taubat. Semoga apa yang kita bahas hari ini dapat memberikan manfaat dan mendapatkan ridha dari Allah SWT. Aamiin aamiin yaa rabbal ‘alamiin.

0 Response to "13 Macam Hal yang dapat Membatalkan Shalat bagi Laki-laki dan Perempuan"

Post a Comment