Amalan Baik untuk Meraih Kasih Sayang Allah dan 4 Golongan Manusia di Dunia

Faktor utama yang akan menjadikan kita masuk surga bukanlah amalan-amalan baik akan tetapi kasih sayang Allah SWT.. Untuk meraih kasih sayang Allah maka kita perlu melakukan amalan-amalan baik. Banyak amalan baik di dunia ini yang akan menuntun kita kepada kasih sayang Allah SWT. yaitu amalan yang Allah sukai. Perlu di ketahui bahwa amalan yang baik yang di sakai oleh Allah adalah amalan yang berdasarkan pada Al-quran dan Al-hadist sebagai dasar hukum umat islam. Jika amalan  baik telah memenuhi syarat maka yang harus di perhatikan lagi adalah amalan yang langgeng atau amalan yang dikerjakan terus menerus karena amalan seperti inilah yang sangat di sukai oleh Allah SWT. seperti sabda Nabi SAW. berikut ini:

Amalan-amalan yang paling disukai Allah ialah yang lestari (langgeng atau berkesinambungan) meskipun sedikit. (HR. Bukhari)
Amalan Baik untuk Meraih Kasih Sayang Allah dan 4 Golongan Manusia di Dunia, amalan ahli surga, amalan yang disukai Allah,
Contohnya membaca Al-quran, meskipun kita membaca Al-quran dalam sehari hanya satu lembar atau satu halaman saja akan tetapi kita melakukannya setiap malam atau setiap hari maka amalan itu lebih baik di sisi Allah di bandingkan dengan orang yang membaca 1 Juz dalam satu malam atau bahkan membaca sampai tamat. Berbeda dengan amalan wajib, kita memang dianjurkan untuk melaksanakannya tiap hari bahkan kita akan mendapatkan dosa apabila meninggalkannya, contoh shalat fardhu, puasa, zakat, haji bagi yang mampu dan lain sebagainya.

Baca juga : 10 Keutamaan membaca Al-quran

Perlu diketahui bahwa, belum tentu setiap orang yang malakukan amalan baik akan masuk surga dan yang akan melakukan amalan jahat itu masuk neraka. Sebagaimana Rasulullah SAW. bersabda:

Seorang melakukan amalan-amalan ahli surga sebagaimana tampak bagi orang-orang tetapi sesungguhnya dia termasuk penghuni neraka, dan seorang lagi melakukan amalan-amalan ahli neraka sebagaimana disaksikan orang-orang tetapi sebenarnya dia tergolong penghuni surga. (HR. Bukhari)

Mengapa demikian, adapun hal tersebut karena waktu hidupnya belum habis. Bisa jadi pada sebelum akhir hayatnya, calon penghuni surga ini melakukan amalan jahat dan yang calon penghuni neraka pada sebelum akhir hayatnya melakukan amal baik atau tobat. Atau yang melakukan amalan baik ini melakukan amalan tanpa ilmu bahkan menyimpang dari ajaran Allah SWT. dan sunnat Nabi SAW..

Imam Syafii berkata, "Setiap orang yang beramal tanpa ilmu, maka amalnya akan ditolak sia-sia." (Matan Zubad, juz I, hlm 2, Majallatul buhuts al-Islamiyah, juz 42, hlm 279).

Mengapa demikian? Simak hadits dibawah ini:
Nabi Muhammad shallallahu 'alayhi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang beramal tidak mengikuti perintah kami, maka akan ditolak." (HR Muslim)

Baca juga : Cara Meraih ridha Allah dan pengertiannya

Jika seoseorang tidak memiliki ilmu maka bagaimana dia akan melakukan amalan-amalan kebajikan seperti yang diperintahkan Nabi Muhammad SAW. atau berdasarkan syariat islam. Maka oleh sebab itu amalan yang mereka kerjakan akan sia-sia.

Ketahuilah bahwa dunia ini ada 4 (empat) golongan manusia. Pertama orang kaya dan punya ilmu, kedua orang punya ilmu tapi tidak punya harta, ketiga adalah orang yang kaya tapi suka berfoya-foya dan keempat adalah orang yang tidak punya apa-apa tapi ingin berfoya-foya. Sebagaimana sabda nabi berikut ini:

Dunia dihuni empat ragam manusia. Pertama, seorang hamba diberi Allah harta kekayaan dan ilmu pengetahuan lalu bertakwa kepada Robbnya, menyantuni sanak-keluarganya dan melakukan apa yang diwajibkan Allah atasnya maka dia berkedudukan paling mulia. Kedua, seorang yang diberi Allah ilmu pengetahuan saja, tidak diberi harta, tetapi dia tetap berniat untuk bersungguh-sungguh. Sebenarnya jika memperoleh harta dia juga akan berbuat seperti yang dilakukan rekannya (kelompok yang pertama). Maka pahala mereka berdua ini adalah (kelompok pertama dan kedua) sama. Ketiga, seorang hamba diberi Allah harta kekayaan tetapi tidak diberi ilmu pengetahuan. Dia membelanjakan hartanya dengan berhamburan (foya-foya) tanpa ilmu (kebijaksanaan). Ia juga tidak bertakwa kepada Allah, tidak menyantuni keluarga dekatnya, dan tidak memperdulikan hak Allah. Maka dia berkedudukan paling jahat dan keji. Keempat, seorang hamba yang tidak memperoleh rezeki harta maupun ilmu pengetahuan dari Allah lalu dia berkata seandainya aku memiliki harta kekayaan maka aku akan melakukan seperti layaknya orang-orang yang menghamburkan uang, serampangan dan membabi-buta (kelompok yang ketiga), maka timbangan keduanya sama. (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

Golongan yang mana kah kita termasuk? Harta dan ilmu itu menjadi alasan kita masuk surga atau neraka. Jika harta dan ilmu tidak kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya di jalan yang benar maka azab neraka akan di timpakan kepada kita. Tapi apabila harta dan ilmu mampu kita kendalikan dengan benar maka ganjaran setimpal pula akan diberikan oleh Allah SWT. yaitu surga. Untuk apa panjang umur dan harta banyak serta berlimpah ruah dan ilmu tinggi jika amalan tidak ada. Karena manusia yang baik adalah manusia yang panjang umur dan amalannya baik.

Seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, yang bagaimanakah orang yang baik itu?" Nabi Saw menjawab, "Yang panjang usianya dan baik amal perbuatannya." Dia bertanya lagi, "Dan yang bagaimana orang yang paling buruk (jahat)?" Nabi Saw menjawab, "Adalah orang yang panjang usianya dan jelek amal perbuatannya." (HR. Ath-Thabrani dan Abu Na'im)

Maka oleh sebab itu, lakukanlah amalan-amalan sebanyak-banyaknya hingga kita jemu karena Allah tidak akan jemu melihat kita beribadah kepadanya. Seperti yang dikatakan Nabi SAW.:

Lakukan apa yang mampu kamu amalkan. Sesungguhnya Allah tidak jemu sehingga kamu sendiri jemu. (HR. Bukhari)

Baca juga : Nama-nama surga dan calon penghuninya 

Semoga kita termasuk orang yang bertaqwa dan menjadi orang di cintai serta mendapatkan kasih sayang Allah SWT. aamiin aamiin yaa rabbal ‘alamiin.

0 Response to "Amalan Baik untuk Meraih Kasih Sayang Allah dan 4 Golongan Manusia di Dunia"

Post a Comment